Rabu, 16 Desember 2009

Kanker Paru-Paru Lebih Banyak Mengintai Perempuan

Jakarta, Saat ini lebih banyak perempuan yang terdiagnosa kanker paru-paru daripada kanker payudara. Populasi wanita perokok dan kesulitan berhenti merokok yang lebih besar pada wanita ketimbang pria adalah pemicunya.

Pada tahun 2021, peneliti memprediksi kanker paru-paru lebih banyak merenggut nyawa perempuan ketimbang laki-laki.

Laporan terbaru yang dimuat dalam Cancer Institute's Mortality and Incidence Report itu menunjukkan penurunan angka kanker payudara tapi terjadi peningkatan angka kanker paru-paru pada perempuan hingga 22 persen.

Penurunan angka kanker payudara disebabkan karena kesadaran memeriksakan payudara yang cenderung meningkat pada wanita. Namun kesadaran itu ternyata tidak diimbangi dengan penurunan angka kanker paru-paru pada wanita, bahkan kecenderungannya justru meningkat.

Salah satu penyebabnya adalah peningkatan populasi perempuan perokok yang diperparah dengan kesulitan perempuan untuk berhenti merokok yang lebih besar daripada pria.

Kenapa perempuan lebih sulit berhenti merokok ketimbang pria?

Sebuah studi yang diprakarsai peneliti dari Yale University mengungkapkan bahwa wanita lebih sulit berhenti merokok karena menggunakan rokok sebagai pelampiasan emosi, pengatur mood dan pengontrol berat badan. Akibatnya wanita akan lebih ketergantungan merokok daripada pria.

Melihat fakta tersebut, peneliti menduga kematian wanita akibat kanker paru-paru pada beberapa dekade mendatang akan lebih banyak daripada pria.

Berdasarkan data statistik, kanker penyebab kematian terbesar adalah kanker paru-paru (20 persen), usus (13 persen), prostat (7 persen) dan payudara (7 persen).

Penyakit kanker naik seiring dengan kenaikan tingkat obesitas. The World Cancer Research Fund melaporkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa bobot tubuh yang besar dan perut besar berhubungan dengan kanker, seperti kanker pankreas, payudara, usus dan perut.

"Berat tubuh adalah faktor yang berkontribusi terhadap hampir 30 persen kasus kanker," ujar Elizabeth Tracey, seorang epidemiolog dari Cancer Institute NSW seperti dilansir 
Dailytelegraph, Rabu (15/12/2009).

Hingga saat ini kanker paru-paru masih menjadi pembunuh nomor satu diantara semua jenis kanker, dan di masa yang akan datang korbannya diprediksi lebih banyak wanita.

Read More...

Selasa, 15 Desember 2009

_olenisme_


Read More...

Tips - tips..


"Biasakan membuka jendela di rumah agar sirkulasi udara dan pencahayaan menjadi baik. Karena membiarkan cahaya dan udara masuk ke dalam ruangan bisa membuat bakteri-bakteri mati terkena sinar matahari."



"Surfing internet sejam dalam sehari selama 5 hari bisa membuat bagian otak depan jadi lebih aktif, yang berhubungan dengan tingkat kecerdasan (IQ) yang juga bisa ikut meningkat."



  • Menerapkan pola makan yang benar, rajin olahraga seperti jogging, sepeda atau berenang bisa membuat gula darah penderita diabetes terkontrol dengan baik karena diabetes tak bisa disembuhkan."



    "Cukup dengan mengurangi kadar metionin dalam protein dari konsumsi daging, ikan atau kacang-kacangan, seseorang bisa berumur lebih panjang tanpa harus mengurangi kalori mati-matian."



    "Rasa kesepian bisa berdampak buruk pada kesehatan seperti timbulnya stres yang bisa memicu terjadinya penuaan dini, terganggunya kualitas tidur dan tingginya tekanan darah serta jantung yang berdetak lebih cepat."



    "Berbicara di ponsel sambil berjalan akan memuat seseorang memiliki masalah saat menyebrang jalan dan menjadikannya tidak konsentrasi pada keadaan di sekitarnya."



    • "Tidur malam yang kurang akan memberikan dampak serius terhadap kemampuan otot untuk tumbuh, apalagi jika kekurangan waktu tidur itu terjadi hampir setiap hari."



      "Hindari posisi tidur tengkurap atau wajah menghadap bantal jika tidak ingin kulit cepat keriput, karena posisi tersebut bisa menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya."



Read More...

Elegi si Perokok Pasif

Jakarta, Korban perokok pasif kembali berjatuhan. Vincentia Hanni Sulistyaningsih menjadi contoh betapa ganasnya asap rokok meski ia sama sekali tak merokok alias perokok pasif. Paparan asap rokok telah merenggut nyawa perempuan muda itu akibat kanker paru-paru.

Hanya dalam waktu satu tahun sejak dinyatakan terkena kanker paru-paru, perempuan berusia 36 tahun ini menutup mata tak mampu melawan penyakit mematikan tersebut meski sudah melakukan pengobatan secara maksimal.

Sepanjang hampir 10 tahun aktifitas hariannya sebagai jurnalis, dia hampir selalu terpapar asap rokok dari orang-orang di sekitarnya. Asap rokok itulah yang memicu kanker paru-paru yang dilawannya hingga ke negeri China.

Menurut pengakuannya semasa hidup, secara genetika Vin memang punya risiko terkena kanker dari keluarganya. Sadar akan kondisinya, wanita muda yang bekerja di sebuah harian nasional ini selalu mengingatkan teman-temannya agar tidak merokok ketika berada didekatnya. Sering ia mengalah dengan memilih menjauh gara-gara segan minta temannya mematikan rokok.

Sayang sekali usaha kerasnya menghindari asap rokok yang mengandung zat karsinogen itu tidak berhasil. Dia divonis dokter terserang kanker selaput paru-paru yang tidak tanggung-tanggung, langsung stadium 4 yang merupakan tingkatan terparah.

Setelah beberapa waktu menjalani perawatan di sebuah RS di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pihak keluarga menerbangkannya ke China yang dikenal memiliki fasilitas pengobatan lebih lengkap untuk penderita kanker. Perawatan selama kurang lebih satu bulan membawa hasil yang positif, kesehatannya membaik sehingga dia kembali aktif melakukan peliputan.

Kembali melakukan peliputan di lapangan artinya kembali terpapar asap rokok. Akibat menghirup asap rokok, sel kanker yang sudah dibuat non-aktif oleh tim medis China kembali membuat ulah. Organ paru-parunya, lagi-lagi diserang kanker hingga membuatnya kembali dirawat di sebuah RS di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Satu bulan dirawat di sana, kondisinya berangsur stabil meski berdampak pada tubuhnya yang kurus menjadi lebih kurus. Karena kondisinya yang stabil, ia akhirnya diperbolehkan menjalani perawatan di rumah. Dua pekan berada rumah, mendadak dirinya lemah hingga kembali masuk ICU. Berselang sepekan kemudian tepatnya 11 Desember 2009 perempuan enerjik itu benar-benar pergi menuju sang pencipta bersama kanker parunya yang tak tersembuhkan.

"Bagi saya yang belum tentu dalam satu tahun menghisap satu batang rokok, apa yang menimpa Vin bak alarm bahwa saya tetap bisa menjadi korban rokok. Penetapan zona bebas rokok ternyata tidak cukup manjur melindungi non-perokok dari paparan asap rokok karena sedemikian banyak perokok bertebaran di seantero kota," ujar sahabatnya Anto kepada detikHealth, Minggu (13/12/2009).

Dilansir dari 
National Cancer Institute, badan internasional untuk penelitian kanker (IARC) telah mengklasifikasikan asap rokok pada manusia sebagai karsinogen (zat penyebab kanker). Karenanya orang yang tidak merokok tapi sering menghirup asap rokok juga memiliki kemungkinan terkena kanker paru.

Diperkirakan orang yang menjadi perokok pasif berpeluang terkena kanker paru-paru 20 sampai 30 persen. Tapi jika perokok pasif tersebut tinggal bersama dengan seorang perokok aktif maka peluangnya menjadi lebih besar. Karena ada kemungkinan orang tersebut terpapar asap rokok setiap harinya, sehingga akumulasi dari zat-zat kimia tersebut semakin besar.

Paparan dari asap rokok ini bisa mengiritasi saluran udara dan memiliki efek bahaya langsung terhadap jantung dan pembuluh darah. Jika Anda seorang perokok pasif dan tidak ingin terkena kanker paru-paru, sebaiknya hindari tempat-tempat yang memiliki asap rokok serta cobalah untuk tidak terlalu dekat dengan perokok.
Read More...

Ngenet 1 Jam Tiap Hari Dorong IQ Lebih Tinggi

Los Angeles, Kabar baik untuk para pengguna internet. Laporan peneliti menyebutkan, melakukan kegiatan online di internet minimal sejam dalam sehari bisa meningkatkan IQ dan kemampuan mengingat.

Peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA) membandingkan otak partisipan yang sering menggunakan internet dan yang jarang menggunakan internet.

Hasilnya, grup partisipan yang melakukan surfing sejam dalam sehari selama 5 hari memiliki bagian otak depan (
prefrontal cortex), yaitu bagian otak yang berfungsi mengambil keputusan dan menerima informasi kompleks yang lebih aktif, padahal bagian itu sebelumnya tidak aktif.

"Hal ini menunjukkan bahwa fungsi otak dapat berubah dan meningkat sangat cepat seiring dengan penggunaan internet. Kemampuan memproses informasi dan mengerjakan kegiatan multitasking tanpa error juga meningkat. Studi ini menunjukkan bahwa IQ rata-rata pun bisa meningkat dengan budaya digital," ujar Gary Small, Profesor Psychiatry dan Bio-Behavioural Science di UCLA seperti dilansir
 Dailymail, Senin (14/12/2009).

Bahkan melakukan kegiatan yang biasa-biasa saja seperti menyortir email bisa meningkatkan kemampuan otak dalam mengambil keputusan mana yang penting dan tidak penting, dan hal itu bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang.

Namun peneliti mengingatkan bahaya penggunaan internet yang berlebihan bisa mempengaruhi cara berpikir, merasa dan berkepribadian.

"Kelebihan internet bisa merusak keahlian interpersonal dan kekurangan hubungan sosial. Jika Anda bekerja seharian di depan komputer, pastikan Anda juga bergaul dengan orang-orang sekitar ketimbang melakukan sosialisasi di dunia maya atau mencari hiburan dengan bermain game di internet," ujar Profesor Small.

Read More...

Jumat, 11 Desember 2009

Agen: Diego Masih Butuh Waktu Adaptasi..

TURIN - Diego Ribas menjadi satu pemain yang paling banyak mendapat kecaman usai Juventus tersingkir dari panggung Liga Champions 2009/2010. Namun, sang agen Giacomo Petralito melontarkan pembelaan dengan mengatakan kliennya masih membutuhkan waktu untuk berdaptasi.

Sejak direkrut dari Werder Bremen awal musim ini, Diego sukses menggebrak dengan penampilan ciamiknya di awal musim. Namun, seiring waktu berjalan, playmaker Timnas Brasil ini tak mampu mempertahankan performa apiknya. Diego pun dianggap lambat dalam proses adaptasi.

Terkini, Diego bahkan mendapat cemoohan tifosi Juventus saat La Vecchia Signora dipermalukan 1-4 oleh Bayern Munich di Turin pada babak penyisihan Grup Liga Champions, Rabu dini hari kemarin. Menyikapi hal ini, Petralito meminta segenap kalangan yang menyangsikan kapasitas Diego untuk bersabar.

"Setiap pemain asing yang datang ke Italia membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya," papar Petralito membela rekannya sebagaimana dikutip
Ilsussidiario.net, Jumat (11/12/2009).

Lebih lanjut, Petralito mengambil contoh kasus dua pemain legendarys Juventus Michel Platini dan Zinedine Zidane yang juga membutuhkan waktu untuk bisa menyatu dalam tim.

"Enam bulan setelah bergabung, Michel (Platini) memperlihatkan gelagat ingin kembali ke Prancis. Hal serupa juga dialami (Zinedine) Zidane. Bagaimanapun, mereka akhirnya mampu menjadi pemain kelas dunia," tambahnya.

"Hal inilah yang tengah dirasakan Diego. Dia merupakan pemain berbakat dan cepat atau lambat, ia pasti akan menunjukkan kebolehannya. Intinya, Diego masih membutuhkan waktu," tutup sang agen.

Read More...

Tanda - tanda DIA selingkuh..

Semakin jarang ketemuan dan Menghilang
Kalo dia semakin jarang ketemuan, dan semakin susah ketemuan, kemungkinan dia harus berbagi waktu dengan orang atau hal lain. Mungkin wanita lain, kerjaan atau teman2nya. Memang ga harus selalu selingkuh sih, tapi dengan adanya hal ini, ini adalah tanda serius adanya masalah di hubungan anda. HP mati pada periode yang lama, SMS lama tidak dibalas, telepon lama tidak diangkat, tidak ada telepon balik,

Tiba2 gugup kalo HP bunyi
Dalam dunia yang sempurna, kita akan saling berbagi soal apa yang kita lakukan dengan orang lain, terutama dengan orang yang kita sayang, berbagi kepercayaan, sehingga kita tidak perlu takut jika ada orang yang telepon atau SMS dia. Tapi jika dia mulai merasa gugup atau berusaha menyembunyikan kalo ada orang yang telepon, berarti sudah saatnya anda curiga.

Tiba2 berbicara mengenai orang lain
Anda tahu kan, perasaan yang bahagia pas kita ketemu orang lain yang seru dan menyenangkan? Reaksi pertama pastinya kita pengen ngeberitain kedunia soal dia. Kalo tiba2 aja dia sering ngomongin soal cewe lain (terutama hanya satu orang terus2an), padahal dia masih jalan ama kita, siap2 aja, karena kemungkinan besar, hal itu berarti dia sedang "dekat" dengan cewe lain ini.

Menjauh
Memang yang namanya hubungan ga selamanya selalu indah dong, terkadang naik, terkadang turun, tapi jika anda merasa dia menjauh, sudah saatnya anda curiga. Hubungan yang serasa makin hambar adalah salah satu tanda serius adanya keretakan hubungan, tidak selalu gara2 selingkuh, tapi sudah sangat layak dicurigai. Sangat susah untuk membagi perasaan atau cinta kepada dua orang, jadi tanda adanya kehambaran, adalah fakta bahwa kemungkinan besar, perasaanya sedang terbagi.

Teman-temannya juga aneh
Teman2nya tentunya akan tetap setia padanya. Mereka tidak akan pernah memberitahukan apa yang sebenarnya sedang terjadi, tapi mereka akan tetap merasa bersalah, dan sikap mereka bisa berubah manis mendadak jika ada di antara anda, untuk melindungi rahasianya.

Tertangkap basah, pada saat berbohong untuk menutupi bohong yang lain
Tentunya pada saat dia tertangkap basah berbohong, pasti rasa percaya kita mendadak luntur. Anda boleh aja memaafkan, tapi jangan pernah lupakan masalahnya. Jika ia terus2an merusak kepercayaan anda, jelas bahwa dia akan lama2 memanfaatkan anda. Jika dia mulai sering berbohong, langsung aja ajak dia bicara dengan jelas

Sudah pernah selingkuh
Memang jahat ketika kita menilai seseorang dari masa lalu dia, tapi apalagi yang bisa kita lakukan? Kalo dia pernah selingkuh, bukan berarti dia tidak akan melakukannya lagi kan?


Tapi tetep aja, jangan curiga langsung dan marah2, selidiki baik2 dan tetap berharap semoga yang terbaiklah yang terjadi

Read More...